Minggu, 28 Februari 2021

Permasalahan Ekonomi Negara Maju dan Negara Berkembang

 Permasalahan Negara Maju dan Negara Berkembang:

Negara Maju:

1. Arus tenaga kerja dari Negara Berkembang

2. Persaingan produk dengan Negara Berkembang

3. Penurunan investasi di Negara Maju

4. Peningkatan kerusaan lingkungan hidup

Negara Berkembang:

1. Kemiskinan

2. Keterbelakangan

3. Pengangguran

4. Kekurangan modal

5. Ketidakmerataan hasil pembangunan

DOWNLOAD

Kamis, 11 Februari 2021

CIRI-CIRI NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG 3


Ciri-ciri Negara Maju: 

1. Tingkat pertumbuhan penduduk yang rendah

2. Kesempatan kerja yang memadai

3. Mata pencaharian mayoritas di budang industri

4. Tingkat pendidikan tinggi

5. Pendapatan perkapita tinggi

6. Tingkat kesehatan tinggi

7. Teknologi lebih maju

Ciri-ciri Negara Berkembang:

1. Tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi

2. Mata pencaharian ketergantungan di sektor pertanian

3. Pendapatan perkapita rendah

4. Tingkat penddidikan rendah

5. Tingkat kesehatan rendah

7. Teknologi kurang maju

DOWNLOAD

Minggu, 07 Februari 2021

Fenomena Geosfer pada Lapisan Atmosfer

 GEOGRAFI

Salah satu kompinen fisik utama Bumi yaitu atmosfer. Atmosfer merupakan selubung udara yang menyelimuti Bumi atau planet-planet lainnya. Atmosfer Bumi tersusun atas sekira 78% nitrogen, 21% oksigen, dan gas-gas lain yang persentasenya lebih kecil. Berbagai jenis gas tersebut dapat ditemukan di lapisan atmosfer yang meliputi troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer. Setiap lapisan atmosfer memiliki tekanan dan temperatur berbeda. Atmosfer berfungsi melindungi kelangsungan kehidupan di Bumi dari ancaman sinar ultraviolet, menjaga stabilitas suhu permukaan Bumi, serta mencegah perubahan ekstrem suhu siang dan malam.

DOWNLOAD

Selasa, 01 Desember 2020

LITOSFER

GEOGRAFI 

 1. Tektonisme adalah tenaga dari dalam bumi yang mengakibatkan perubahan letak dan bentuk pada kulit bumi. Ketebalan kulit umi yang relatif tipis mengakibatkan mudah terpecah menjadi potongan-potongan tidak beraturan yang desebut dengan lempeng tektonik, lempeng tersebut bergerak secara horizontal maupun vertikal karena terpengaruh arus konveksi dari lapisan astenosfer dibawahnya. Gerak tektonik dibagi menjadi gerak epirogetik dan gerak orogenetik.
 
 2. Vulkanisme adalah peristiwa yang berhubungan dengan aktivitas pergerakan magma yang menyusup kedalam lapisan yang lebih atas, bahkan hingga kepermukaan bumi. 

 3. Seisme atau gempa bumi adalah getaran yang terjadi dipermukaan bumi akibat pelepasan energi secara cepat. Berdasarkan faktor penyebabnya gempa dikelompokan menjadi tiga jenis yaitu gempa tektonik, gempa vulkanik, dan gempa runtuhan.


Minggu, 22 November 2020

PENGARUH INTERAKSI DESA-KOTA

 GEOGRAFI XII

Wujud interaksi desa-kota yang paling sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari al:

1. Pergerakan barang dari desa ke kota atau sebaliknya

2. Pergerakan gagsan dan informasi, terutama dari kota ke desa

3. Adanya komunikasi penduduk antara kedua wilayah tersebut

4. Pergerakan manusia, baik dalam bentuk rekreasi, urbanisasi, ruralisasi, dan atau mobilitas penduduk baik yang sifatnya sirkulasi maupun komutasi

Pengaruh positif yang timbul dari adany interaksi desa-kota al:

1. Tingkat pengetahuan penduduk meningkat

2. Adanya lembaga pendidikan di pedesaan dapat memberikan sumbangan yang berarti dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan penduduk untuk turut serta dalam pembangunan

3. Melalui pengembangan sarana dan prasarana transportasi yang menghubungkan desa-kota , wilayah pedesaan akan semakin terbuka dengan tetap seleksi dalam menerima pola hidup kota

4. Masuknya unsur teknologi ke wilayah pedesaan

5. Masuknya para ahli ke daerah pedesaan akan bermanfaat bagi penduduk pedesaan, terutama di dalam menciptakan berbagai peluang yang berorientasi ekonomi

6. Adanya hubungan yang lancar desa-kota, manfaatnya tidak saja dirasakan oleh penduduk desa, tetapi juga penduduk perkotaan


DOWNLOAD

Minggu, 15 November 2020

ZONA INTERAKSI DESA-KOTA

 GEOGRAFI XII

Suatu wilayah kota yang berinteraksi dengan wilayah pedesaan, kekuatan hubungannya biasanya sesuai dengan jarak ke pusat kota  dan membentuk wilayah tertentu. Semakin jauh letak suatu daerah dari pusat kota, maka semakin lemah interaksinya dengan pusat kota tersebut. Wilayah-wilayah interaksi tersebut membentuk lingkaran-lingkaran yang dimulai di pusat kota sampai ke wilayah pedesaan. Menurut Bintarto, wilayah-wilayah atau zona interaksi adalah:

1. City, diartikan sebagai pusat kota

2. Sub-urban(sub daerah perkotaan), yaitu suatu wilayah yang lokasinya berdekatan dengan pusat kota. Wilayah ini merupakan tempat tinggal para penglaju

3. Sub-urban fringe (jalur tepi sub daerah perkotaan), yaitu suatu wilayah yang dilingkari sub daerah perkotaan. Wilayah ini merupakan peralihan daerah kota-desa

4. Urban fringe (jalur tepi daerah perkotaan paling luar), yaitu semua batas wilayah terluar suatu kota. Wilayah ini ditandai dengan sifat-sifatnya yang mirip dengan wilayah kota, kecuali dengan wilayah pusat kota

5. Rural Urban fringe (jalur batas desa-kota), yaitu suatu wilayah yang terletak antara kota dan desa yang ditandai dengan pola penggunaan lahan campuran antara sektor pertanian dan non-pertanian

6. Rural (daerah pedesaan)

Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi

Pola dan kekuatan interaksi antara dua wilayah atau lebih sangat dipengaruhi oleh keadaan alam dan sosial daerah tersebut, serta kemudahan-kemudahan yang dapat mempercepat  proses hubungan kedua wilayah tersebut. Menurut Edward Ullman ada 3 faktor utama yang mendasar atau mempengaruhi timbulnya interaksi antar wilayah, yaitu:

1. Adanya wilayah-wilayah yang saling melengkapi (Regional Complementarity)

2. Adanya kesempatan untuk berintervensi (Interventing Opportunity)

3. Adanya kemudahan tranfer atau pemindahan dalam ruang (Spatial Tranfer Ability)


DOWNLOAD

Jumat, 02 Oktober 2020

KERUANGAN KOTA

 GEOGRAFI

Pengertian Kota sebagai berikut:

1. Menurut Bintarto, yaitu kesatuan jaringan kehidupan manusia yang ditandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi dandiwarnai dengan stratasosial ekonomi heterogen serta coraknya lebih materialistis di banding dengan daerah dibelakangnya

2. Menurut Max Weber, yaitu suatu tempat yang penghuninya dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan ekonominya di pasar lokal. Ciri kota antara lain pasar sebagai benteng serta mempunyai sistem hukum tersendiri dan bersifat kosmopolitan.

3. Kota menurut Grunfeld, yaitu pemukiman dengan kepadatan penduduk yang lebih tinggi dari pada kepadatan penduduk nasional, struktur mata pencaharian nonagraris, dan sistem penggunaan tanah yang beraneka ragam, serta ditutupi gedung-gedung tinggi yang lokasinya berdekatan.

4, Kota menurut Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, yaitu kawasan perkotaan yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai sebagai tempat pemukiman perkotaan, pemusatan dan pendistribus pelayanan jasa pemerintahan , pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi

DOWNLOAD

Penginderaan Jauh untuk kajian transportasi

 Tata guna lahan adalah wujud dalam ruang di alam mengenai bagaimana penggunaan lahan  tertata, baik secara alami maupun direncanakan Faktor...