Tata guna lahan adalah wujud dalam ruang di alam mengenai bagaimana penggunaan lahan tertata, baik secara alami maupun direncanakan
Faktor yang mempengaruhi Penetapan Tata Guna Lahan:
a. Fisik
b. Biologis
c. Ekonomi
d. Institusi
Tata guna lahan adalah wujud dalam ruang di alam mengenai bagaimana penggunaan lahan tertata, baik secara alami maupun direncanakan
Faktor yang mempengaruhi Penetapan Tata Guna Lahan:
a. Fisik
b. Biologis
c. Ekonomi
d. Institusi
Geografi XII
Desa didifinosikan sebagai kesatuan masyarakat umum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usuldan atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Masyarakat desa umumnya lebih menjunjung atas kekeluargaan dan kekerabatan ketimbang penduduk kota.
Penduduk desa mayoritasnya bermata pencaharian sebagai petani sedangkan penduduk kota lebih beragam
Daerah pedesaan memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah, namun kurang dalam segi sumber daya manusia, sistem kelembagaan, dan fasilitas umum
Kota adalah suatu daerah terbangun dengan di dominasi oleh lahan pertanian dengan jumlah penduduk dan intensitas penggunaan lahan yang tinggi. Kota berkembang akan membentuk suatu pola tertentu yaitu sentralisasi, desentralisasi, nukleasi, segresi
Kota merupakan pusat kegiatan berbagai aktivitas penduduk. Jika sebuah kota mengalami perkembangan maka akan berdampak terhadap daerah lain disekitarnya
Penataan ruang kota dilakukan untuk menata lahan , perumahan, industri, jasa, sarana pemerintahan, tempat pemasaran, serta pusat pendidikan, kesehatan, peribadatan, rekreasi dan olah raga.
Interaksi adalah terjadinya kontak antara dua wilayah atau lebih dan menimbulkan suatu kenyataan yang bari dalam wujut tertrentu . Antara desa dan kota keduanya memiliki peran penting dalam pembangunan baik dibidang tenaga kerja, sumber daya alam, bahan pangan, dan komoditas keduanya saling berinteraksi untuk saling dukung
Pertumbuhan penduduk dan aktivitas sosial ekonomi sebagai faktor yang mempengaruhi perkembangan kota mendorong pertumbuhan kebutuhan akan lahan, karena karakteristiknya yang tetap dan terbatas, maka perubahan tata guna lahan menjadi sebuah konsekwensi logis dalam perkembangan dan pertumbuhan kota
Komponen wilayah mencakup komponen biofosik alam, sumberdaya buatan (infrastruktur), manusia, serta betuk-bentuk kelembagaan.
GEOGRAFI
Indonesia berwujud negara kepulauan, memilili kautan luas dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia. Posisi geografis Indonesia berada di daearah khatulistiwa. Berada di antara dua benua Asia dan Australia, berada diantara dua samudera Pasifik dan Hindia
Perairan darat adalah semua bentuk air yang terdapat didaratan. Air dapat berupa benda cair maupun padat (es dan salju), sedangkan yang banyak dimanfaatkan oleh manusia berwujut cair yaitu berupa air, baik air permukaan, air tanah, sungai, danau, dan sebagian air rawa.
Konservasi air tanah adalah upaya memelihara keberadaan serta keberlanjutan keadaan, sifat, dan fungsi air tanah agar snantiasa dalam kuantitas dan kualitas yang menadai untuk memenuhi kebutuhan makluk hidup, baik pada waktu sekarang maupun yang akan datang.
Konservasi air tanah antara lain mencakup kegiatan sebagi berikut:
1. Perlindungan air tanah
2. Pelestarian air tanah
3. Pengawetan air tanah
Konservasi DAS adalah upaya-upaya pelestarian lingkungan DAS dengan tetap memperhatikan manfaat yang bisa didapatkan pada saat itu dengan cara tetap mempertahankan keberadaan setiap komponen ekosistemnya untuk pemanfaatan di masa yang akan datang.
Penyebab terjadinya arus laut antara lain:
1. Perbedaan suhu air laut, biasanya dipengaruhi oleh perbedaan intensitas radiasi matahari
2. Perbedaan salinitas/ kadar garam air laut
3. Perbedaan massa jenis air
4. Gerakan angin yang tetap arahnya sepanjang tahun
5. Perbedaan tinggi permukaan air laut
Hidrologi adalah ilmu tentang air atau ilmu yang mempelajari tentang masalah air. Pembahasan tentang ilmu hidrologi tidak dapat dilepaskan dari siklus hidrologi.Air terdapat di permukaan bumi, di dalam tanah, dan diudara. Wujud air tidak hanya cair, tetapi dapat terwujud padat (es dan salju), gar (uap air). Dalam kehidupan manusia di permukaan bumi terdapat tiga macam siklus air yaitu, 1) Siklus Kecil atau pendek, 2) siklus sedang, 3) Siklus Panjang atau siklus besar.
Laut adalah sekumpulan air yang sangat luas di permukaan bumi yang memisahkan atau menghubungkan suatu benua atau pulau dengan benua atau pulau lainnya, Laut yang sangat luas disebut samudera. Laut memiliki banyak macam, karena itu perlu klasifikasi dengan berbagai dasar klasifikasi.Laut memiliki manfaat besar bagi kehidupan: 1)Bidang perikanan, 2) Bidang Pertanian, 3) Sumer Mineral, 4) Tempat Olah raga dan Wisata Pemandangan Laut yang indah, 5) Sarana Transportasi 6) Pengaturan iklim, 7)Alat pertahanan dan keamanan 8)Sumber bahan tambang 9)Wahana Konservasi Alam
1. Temperatur Udara ialah derajad panas dan dingin udara Faktor yang mempengaruhi: sudut datang sinar matahari, cerah tidaknya cuaca, letak lintang, lamanya penyinaran matahari, ketinggian tempat.
2. Tekanan Udara: permukaan bumi mendapat tekanan dari udara karena udara memiliki massa. Dapat diukur dengan Barometer.
3. Angin adalah udara yang bergerak dari tekanan tinggi ketekanan rendah, besar kecepatan angin dapat diukur dengan Anemometer.
4.Awan adalah kumpulan uap air dan kristal es pada udara di atmosfer, terjadi karena adanya pengembunan atau pemadatan uap air yang terdapat diudara stelah melampaui keadaan jenuh. Kondisi awan dapat berupa cair, gas atau padat dan sangat dipengaruhi oleh keadaan suhu.
5. Kelembaban udara adalah kandungan uap air dalam udara yang berasal dari evaporasi atau penguapan. Dapat diukur dengan Higrometer
Berdasarkan kondisi iklimnya, Indonesia berada pada zone iklim tropis karena posisi lintangnya yang terletak antara 6 LU - 11 LS. Namun karena adanya berbagai faktor geografis, pola iklim di Indonesia memiliki karakteristik tersendiri. Pola suhu di Indonesia, kondisi suhu udara di atas kepulauan Indonesia senatiasa berkisar sepanjang tahun rata-rata di atas 18 C. Curah hujan di wilayah Indonesia berbeda-beda di berbagai tempat. Terdapat daerah-daerah yang memiliki curah hujan sangat tinggi, namun ada pula yang relatif rendah. Cuaca dan iklim merupakan salah satu faktor alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Misalnya dapat dimanfaatkan bagi sektor pertanian, perkebunan, dan transportasi. Lembaga-lembaga yang menyediakan dan memanfaatkan data cuaca dan iklim di Indonesia : BMKG dan LAPAN
Iklim adalah keadaan cuaca rata-rata dalam waktu satu tahun yang penyelidikannya dilakukan dalam waktu yang lama (minimal 30 tahun) dan memiliki wilayah yang luas. Misalnya Indonesia memiliki iklim tropis.
1. Iklim Matahari adalah iklim yang pembagiannya berdasarkan banyaknya sinar matahari yang diterima oleh permukaan bum.
2. Ikom W. Koppen, membuat sistem penggolongan iklim dunia berdasarkan unsur-unsur cuaca, meliputi intensitas, curah hujan, suhu, dan kelembaban.
3. Iklim Fisis adalah aklasifikasi iklim yang pembagiannya berdasarkan kondisi sebenarnya suatu daerah sebagai hasil pengaruh keadaan alam dan lingkungan sekitarnya.
4. Iklim menurut Schimdt- Ferguson adalah klasifikasi iklim yang banyak digunakan di daerah perkebunan dan pertanian.
Tenaga 1.................. adalah tenaga yang mempengaruhi terbentuknya muka bumi yang berasal dari dalam maupun dari luar bumi. Tenaga geologi terbagai menjadi dua, yaitu tenaga 2.......... dan tenaga 3...........
Tenaga 4........... adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi, sedangkan tenaga 5............adalah tenaga yang berasal dari luar permukaan bumi.
Secara umum proses endogen dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu 6.......7...........8.........(gempa bumi). Ketiga tenaga tersebut sebenarnya merupakan rangkaian proses alamiah yang saling 9...............satu sama lain.
Gempa adalah gerakan bebatuan yang menyebabkan getaran yang disebut gelombang 10............. Gelombang seismik bergerak sangat cepat ke 11 ...........dari pusat gempa.
Tenaga 12........merupakan tenaga pembentuk muka bumi yang berlawanan tenaga endogen. Tenaga ini berasal dari luar bumi dan bekerja di permukaan bumi ini berasal dari unsur 13................14..................15..................... Tenaga eksogen terdiri atas 16.......................17.................. atau 18....................19.......................20........................
Tektonisme adalah tenaga dari dalam bumi yang mengakibatkan perubahan letak (dislokasi) atau perubahan bentuk (deformasi) kulit bumi. Berdasarkan luas dan waktu terjadinya, gerakan tektonisme dapat dibedakan menjadi dua, yaitu gerak epirognetik (gerak atau pergeseran lapisan kerak bumi yang relatif lambat dan berlangsung dalam waktu lama, serta meliputi daerah yang luas), dan gerak orogenetik (gerak atau pergeseran lapisan kerak bumi yang relatif cepat dan berlangsung dalam waktu yang singkat di banding gerak epirogenetik, serta meliputi daerah yang sempit). Gerak orogenetik menyebabkan tekanan horizontal dan vertikal di kulit bumi yang mengakibatkan terjadinya dislokasi atau berpindah-pindahnya letak kulit bumi, yang mengakibatkan terjadinya dislokasi atau berpindah-pindahnya letak lapisan kulit bumi. Peristiwa ini dapat menimbulkan lipatan (folded process) dan patahan (foult Process). Tenaga tektonik akan berdampat pada banyak hal. Pergerakan kerak bumi mendorong terbentuknya berbagai jenis pegunungan dan cekungan sedimen . Terjadinya tekanan. regangan, dan deformasi pada kerak bumi(pengangkatan, amblesan,retakan , patahan, serta lipatan) didukung dengan adanya gaya gravitasi Bumi akan menimulkan terjadinya erosi, longsoran, dan sedimentasi.
Tata guna lahan adalah wujud ruang di alam mengenai bagaimana penggunaan lahan tertata, baik secara alami maupun direncanakan. Perencanaan tata guna lahan adalah upaya mewujudkan pola dan struktur ruang pada jangka waktu yang ditetapkan untuk memberikan bantuan pada penggua lahan dalam menata lahan. Faktor yang mempengaruhi penetapan tata guna lahan adalah faktor fisik yang meliputi kondisi geologi, air, tanah dan iklim ; faktor biologis meliputi vegetasi, hewan dan penduduk; faktor keadaan ekonomi meliputi keadaan pasar dan alat transportasi; dan faktor istitusi meliputi keadaan hukum pertahanan, keadaan politik, dan keadaan sosial. Untuk perencanaan tata guna lahan memerlukan citra penginderaan jauh agar memudahkan dalam meneta lahan.
Sistem klasifikasi penggunaan lahan dan penutup lahan disusun berdasarkan kriteria: a)tingkat ketelitian interpretasi minimum dengan menggunakan penginderaan jauh tidak kurang dari 85 persen,b)ketelitian interpretasi untuk beberapa kategori kurang lebih sama,c)hasil yang diulang dapat diperoleh dari penafsir yang satu ke penafsir yang lain dan dari satu saat penginderaan jauh ke saat yang lain, d)sistem klasifikasi dapat diterapkan untuk daerah yang luas, e)kategori kemungkinan penggunaan lahan di tafsir dari tipe penutup lahannya, f)sistem klasifikasi dapat digunakan dengan data penginderaan jauh yang diperoleh dari pada waktu yang berbeda, g)kategori dapat diperinci ke dalam subkategori lebih rinci yang diperoleh dari citra skala besar atau survei lapangan, h)pengelompokan kategori dapat dilakukan dengan baik, i) dimungkinkan dapat membandingkan dengan data penggunaan lahan dan penutup lahan pada masa mendatang, j)jika kemungkinan, lahan multiguna dapat dikenali dengan baik.
Tata guna lahan adalah wujud dalam ruang di alam mengenai bagaimana penggunaan lahan tertata, baik secara alami maupun direncanakan Faktor...